Air tanah

Air tanah – Air bawah tanah atau sering disangka dengan air tanah, adalah air yang terdapat pada ruang antar butir batuan atau celah-celah batuan. Letak air tanah dapat mencapai beberapa puluh bahkan beberapa ratus meter di bawah permukaan bumi. Lapisan batuan ada yang lolos air (permeable) dan ada pula yang tidak lolos/kedap air (impermeable). Lapisan lolos air misalnya terdiri dari kerikil, pasir, batuapung, dan batuan yang retak-retak, sedangkan lapisan kedap air antara lain terdiri dari napal dan tanah liat atau tanah lempung. Sebetulnya tanah lempung dapat menyerap air, namun setelah jenuh air, tanah jenis ini tidak dapat lagi menyerap air.

Jenis-jenis air tanah

Menurut letaknya, air tanah dapat dibedakan atas: air tanah dangkal (air tanah preatik) yaitu air tanah yang terdapat di atas lapisan kedap air yang paling dekat dengan permukaan bumi, dan air tanah dalam (air tanah aretesis) yaitu air tanah yang terdapat pada lapisan lolos air yang terletak di antara dua lapisan batuan kedap air. Air tanah jenis ini memungkinkan terjadinya sumber air artesis, manakala ia dapat muncul sebagai mata air dengan tekanan cukup tinggi.

Menurut asal airnya, air tanah dapat dibedakan atas: air tanah yang berasal dari atmosfer (air meteorik), yaitu air tanah yang berasal dari serapan presipitasi baik dari hujan atau salju; dan air taanah yang berasal dari dalam bumi, misalnya:

- Air tanah turbir (conate water), yaitu air tanah yang tersimpan di dalam batuan sedimen;
- Air tanah juvelin (juvelin water), yaitu air tanah yang bersumber dari air yang naik dari maagma bila gas-gasnya dibebaskan melalui mata air panas.

Potensi air tanah

Di daerah endapan, air tanah pada umumnya berupa air payu, kecuali di daerah bentukan endapan sungai delta, tanggul pantai, dan tanggul sungai, airnya berasa tawar. Air tanah bergerak secara sangat lambat baik gerak vertikal maupun horizontal, gerakan air tanah ini rata-rata hanya mencapai dua meter per hari. Pada lapisan batuan padas misalnya, gerakannya akan jauh lebih lambat, yakni hanya sekitar lima belas meter per tahun.

Di daerah pantai sering terdapat kantong-kantong air tawar di antara serapan air asin. Kantong air tawar ini ada karena air hujan yang jatuh di atas wilayah ini mengalami perembesan ke arah bawah (infiltrasi dan perkolasi) dan akhirnya terakumulasi di bawah permukaan bumi, sehingga menyerupai suatu kantong yang sangat besar.

Wilayah air tanah

Secara vertikal, di dalam bumi terdapat berbagai wilayah air tanah, yaitu:

- Wilayah yang masih dipengaruhi oleh udara luar
Pada bagian atas wilayah ini terdapat lapisan tanah yang mengandung air, yang dimanfaatkan oleh tanaman. Bila lapisan/zona ini telah jenuh maka disebut “tanah jenuh air” (field capacity). Karena adanya gaya berat, maka air di zona ini akan bergerak turun. Air yang bergerak bebas karena gravitasi lini disebut “air bebas”, yang satuannya dinyatakan dalam prosen terhadap volume tanah. Air tanah yang tidak bebas akan ditahan oleh butir-butir batuan. Jumlah air yang ditahan oleh butir-butir batuan ktersebut juga dinyatakan dengan prosen terhadap volume tanah dan disebut “kemampuan menahan air” (holding capacity).

- Wilayah jenuh air
Wilayah jenuh air mengacu kedapa kedalaman muka air tanah, yang dapat diamati dari beberapa sumur. Kedalaman wilayah jenuh air sangat ditentukan oleh kondisi topografi dan jenis batuannya.

- Wilayah kapiler air
Wilayah kapiler air merupakan peralihan antara wilayah terpengaruh udara dengan wilayah jenuh air. Air tanahnya diperoleh dari proses kapilarisasi (perambatan kie arah atas).

- Wilayah air dalam
Wilayah ini terdapat di dalam batuan, dan biasanya terletak di antara dua lapisan kedap air.

Sungai dan air tanah mempunyai hubungan yang sangat erat. Misalnya, sebagian air sungai berasal dari air tanah, sebaliknya ada air tanah yang berasal dari remebesan air sungai. Air sungai yang berasal dari air tanah dapat terjadi apabila permukaan (freatik) air tanah lebih tinggi dari pada muka air sungai. Namun apabila permukaan air tanah lebih rendah dari pada muka air sungai, maka air tanah mendapat rembesan dari air sungai.

Tagged as: air tanah . pengertian air tanah . wilayah air tanah . jenis air tanah berdasarkan letaknya .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


− two = 5

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>