Faktor abiotik dan biotik

Faktor abiotik dan biotik – Istilah persebaran berbeda dengan penyebaran. Persebaran flora memiliki pengertian keberadaan suatu jenis tumbuhan pada daerah tertentu, sedangkan penyebaran flora memiliki pengertian cara tumbuhan tersebut sampai di tempat tertentu. Oleh karena itu, persebaran jenis tumbuhan erat kaitannya dengan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat. Perkembangan tumbuhan pada suatu daerah lingkungan tertentu, sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang bersangkutan. Kondisi lingkungan tersebut berupa faktor abiotik (fisik) dan faktor biotik (non-fisik).

Faktor abiotik

Faktor abiotik adalah faktor fisik atau unsur alami yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna. Yang termasuk faktor abiotik atau faktor fisik tersebut adalah iklim, air, tanah, dan relief atau topografi.

- Iklim
Faktor-faktor iklim seperti suhu, sinar matahari, kelembapan udara, dan angin sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan. Suhu udara berpengaruh terhadap berlangsungnya asimilasi zat asam arang dan transpirasi tumbuh-tumbuhan, sehingga mempengaruhi fisiologi tumbuh-tumbuhan. Sinar matahari sangat diperlukan oleh tumbuhan berhijau daun untuk melangsungkan proses fotosintesa. Kelembapan udara juga memiliki peranan yang penting dalam proses pertumbuhan tanaman, sedangkan angin dapat berfungsi membantu dalam proses penyerbukan.

- Air
Air memiliki peranan penting bagi tumbuhan, karena air membantu melarutkan dan mengangkut mineral-mineral dalam tanah sehingga mudah diserap oleh tumbuhan-tumbuhan. Keadaan air erat kaitannya dengan curah hujan, dan curah hujan ini sangat dipengaruhi oleh iklim daerah yang bersangkutan. Dengan demikian, maka kehidupan tumbuh-tumbuhan sangat erat kaitannya dengan daur hidrologi. Daur hidrologi adalah proses berulang-ulang terjadinya hujan, aliran permukaan, aliran bawah tanah, penguapan air, dan akhirnya kembali terjadi hujan.

- Tanah
Tanah merupakan hasil pelapukan batuan yang banyak mengandung unsur-unsur kimia yang diperlukan bagi kehidupan tumbuh-tumbuhan. Sifat-sifat tanah yang penting yaitu struktur tanah, tekstur tanah, kadar udara dan air, suhu tanah, dan kadar kimiawi. Struktur tanah ini berpengaruh terhadap sirkulasi udara di dalam tanah, yang sangat diperlukan untuk pernafasan akar tumbuh-tumbuhan. Tekstur tanah, yaitu besar kecilnya butiran-butiran tanah. Tekstur tanah berpengaruh terhaadap dara serap tanah terhadap air. Sedangkan kadar udara dan air, erat kaitannya dengan tekstur dan struktur tanah.

Suhu tanah, berpengaruh terhadap aktifitas dan pertumbuhan akar serta kondisi air yang terdapat dalam tanah. Kadar kimiawi (baik dalam bentuk unsur anorganik maaupun unsur organik) berpengaruh besar terhadap tingkat kesuburan tanah. Komposisi tanah pada umumnya terdiri dari: bahan mineral anorganik (70-90%), bahan organik (1-15%), dan udara dan air (0-9%).

- Relief
Relief atau topograsi berkaitan dengan kemiringan (lereng) dan ketinggian suatu tempat dari permukaan laut (elevasi). Posisi kemiringan ini akan berkaitan dengan arah datangnya sinar matahari. Lereng yang menghadap sinar matahari lebih banyak memperoleh sinar matahari, dan memiliki tumbuhan yang lebih rapat dan lebih bervariasi jika dibandingkan lereng yang membelakanginya. Coba bandingkan lereng di belahan bumi utara dengan lereng pegunungan di belahan bumi selatan.
 

Faktor Biotik

Yang dimaksud dengan faktor biotik ialah unsur-unsur di alam yang berupa makhluk hidup (organisme) dengan segala bentuk dan jenisnya. Faktor biotik ini terdiri dari beraneka makroorganisme dan mikroorganisme yang meliputi:

- Tumbuh-tumbuhan
Tumbuh-tumbuhan yang besar, merupakan pelindung bagi tumbuh-tumbuhan kecil yang berada di bawahnya. Bakteri saprofit merupakan jenis tumbuhan mikro yang terdapat di dalam tanah yang membantu menghancurkan sisa tumbuhan atau hewan sehingga dapat menyuburkan tanah.

- Hewan
Hewan juga memiliki peranan besar bagi penyebaran tumbuh-tumbuhan. Misalnya serangga dapat membantu proses penyerbukan. Sementara kelelawar, burung, dan tupai membantu penyebaran tumbuhan berbiji.

- Manusia
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia menyebarkan tumbuhan budi daya dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Misalnya kopi dan kelapa sawit dari Afrika, padi dari Bangladesh, karet dari Brazilia. Manusia telah mengubah lingkungan melalui penebangan, pemupukan, irigasi, dan reboisasi. Demikian juga daerah hutan telah diubah menjadi daerah pertanian, perkebunan, atau pemukiman. Kenyataan menunjukkan bahwa perubahan lingkungan flora oleh manusia relatif lebih cepat dibandingkan oleh faktor biotik lainnya.

Tagged as: abiotik dan biotik . faktor abiotik . pengertian faktor abiotik . Mengapa makhluk hidup sangat dipengaruhi faktor abiotik .

2 comments on “Faktor abiotik dan biotik

  1. Acha Tecuari April 7, 2012 4:44 am

    thank’s tUk infonYa…

  2. Thank's info'a September 27, 2012 6:33 am

    Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


eight × = 56

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>