Skema tranfusi darah

Fungsi, golongan, dan penyakit pada darah

Fungsi, golongan, dan penyakit pada darah – Setelah mempelajari Plasma darah dan Sel darah ini diharapkan kalian dapat menjelaskan komposisi bagian-bagian darah, serta fungsi masing-masing bagiannya, kelainan-kelainan pada darah, serta golongan darah. Pada pembelajaran kali ini mengenal tentang Fungsi, golongan, dan penyakit pada darah.

Fungsi darah

Fungsi darah secara keseluruhan adalah:
- Mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkan ke seluruh tubuh.
- Mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh tubuh.
- Mengangkut zat-zat sisa dari seluruh tubuh ke tempat-tempat pengeluaran.
- Mengedarkan hormon ke seluruh tubuh.
- Membunuh kuman-kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
- Membantu proses pembekuan darah.
- Mengatur suhu tubuh.
- Mengatur konsentrasi ion dalam tubuh.

Golongan darah

Karl Landsteiner (1900) berdasarkan hasil penelitiannya ternyata dalam sel darah manusia terdapat sejenis protein yang dapat digumpalkan, disebut aglutinogen. Berdasarkan sifatnya aglutinogen dapat dibedakan dua macam yaitu, aglutinogen A dan aglutinogen B. Di dalam plasma darah terdapat pula jenis protein lain aglutinin yang bersifat anti aglutinogen, yaitu anti aglutinogen A dan anti aglutinogen B. Bila aglutinogen A bertemu dengan anti aglutinogen A akan terjadi penggumpalan darah begitu juga sebaliknya. Bila aglutinogen B bertemu dengan anti aglutinogen B juga terjadi penggumpalan darah. Hal ini dapat menyebabkan kematian.

Berdasarkan keberadaan aglutinogen dan aglutinin tersebut Karl Landsteiner menemukan empat macam golongan darah.
1. Golongan darah A, bila darah mengandung aglutinogen A dan anti aglutinogen B.
2. Golongan darah B, bila darah mengandung aglutinogen B dan anti A.
3. Golongan darah AB, bila darah mengandung aglutinogen A dan B, tidak mengandung aglutinin.
4. Golongan darah O/omit, bila darah tidak mengandung aglutinogen, tapi mengandung aglutinin.

No. Golongan darah Aglutinin/Anti Aglutinogen
1. A B A
2. B A B
3. AB Tidak ada A dan B
4. O A dan B Tidak ada

Mengenal golongan darah seseorang sangat diperlukan pada saat akan melakukan proses transfusi darah dari seseoorang ke orang lain. Transfusi yaitu pemindahan darah dari seseorang kepada orang lain yang banyak kehilangan darahnya. Dengan mengenal golongan darah seseorang sebelumnya dapat mempermudah proses transfusi. Untuk lebih jelasnya mengenai proses transfusi darah, perhatikanlah skema transfusi darah di bawah ini.

Penyakit pada darah

Beberapa penyakit serta kelainan yang terjadi pada darah antara lain, anemia yaitu penyakit di mana sel darah merah jumlahnya kurang dari 5000.000/mm3 darah. Hal ini bisa terjadi bila seseorang terkena demam malaria, sel darah merah banyak dirusak oleh Plasmodium malaria, bisa juga terjadi bila seseorang kekurangan zat besi. Penyakit hemofilia dan leukemia. Hemofilia merupakan suatu penyakit darah di mana darah tidak bisa membeku sewaktu luka sehingga darah sukar berhenti pada bagian yang terluka. Leukemia, suatu penyakit di mana sel darah putih terlalu banyak jumlahnya dan sel darah putih itu sendiri merusak sel darah merah. Penyakit leukemia dan penyakit hemofilia bisa merupakan penyakit keturunan.

Tagged as: fungsi golongan darah . yhs-004 . fungsi penggolongan darah . skema transfusi darah .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


× one = 3

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>