Iklim Matahari

Iklim Matahari – Pembagian iklim matahari, didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Pembagian daerah iklimnya adalah:

a. Daerah iklim tropis, 0-23½o LU/LS
Daerah ini meliputi 40% permukaan bumi. Daerah iklim tropis, dibagi menjadi dua, yaitu:

- Iklim Hujan Tropis. Terdapat di daerah doldrum 0-10o LU/LS. Beberapa contoh daerah yang teriklim hujan tropis adalah Amazon, Guinea Hulu, Kamerun, Kongo, Indonesia, dan Malaysia.

- Iklim Savana. Terdapat di 5o-15o LU/LS, merupakan daerah peralihan antara daerah yang selalu basah dan daerah yang selalu kering (steppa). Beberapa contoh daerah beriklim savana adalah Nusa Tenggara, Aceh Tengah, Lembah Orinoco (Venezuela dan Columbia), Brazillia Sudan, dan Australia Utara.

b. Daerah iklim subtropis, 23½o – 40o LU/LS
Daerah ini tidak memiliki batas-batas yang tegas, karena daerah ini merupakan daerah peralihan antara daerah tropis dengan daerah sedang, tetapi sudah mempunyai empat musim. Daerah iklim ini terdapat di: sekitar Laut Tengah sampai ke Iran, daerah Pantai California (23½o – 40o LU), dan Australia Selatan dan Baratdaya, Kalahari Selatan, Chili Tengah (23½o – 40o LS).

Daerah iklim subtropis, dengan hujan di musim dingin dan musim panas kering disebut juga iklim mediterania. Contohnya, di sekitar Laut Tengah, California, dan Tasmania. Sedangkan, daerah iklim subtropis, Dengan hujan di musim panas dan musim dingin kering contohnya, di RRC Timur, Jepang, Amerika Serikat Tenggara, Argentina Utara, Uruguay, dan Brazilia Selatan. Daerah iklim subtropis dibagi dua yaitu:

- Daerah Iklim Steppa. Daerah ini merupakan daerah peralihan antara savana dan gurun pasir. Curah hujan sangat sedikit, dan amplitudo suhu siang dan malam besar. Beberapa contoh daerah beriklim subtropis adalah, Sahara Selatan, Afrika Baratdaya, India Baratlaut, Australia, Amerika Utara (dari Texas sampai Kanada sebelah Timur Rocky Mountain = daerah Pariri), sebelah utara Laut Hitam sampai Siberia, dan Argentina.

- Daerah Iklim Gurun. Daerah ini hampir tidak pernah hujan. Siang hari sangat panas dan malam hari sangat dingin. Beberapa contoh daerah ini adalah Gurun Sahara, Kalahari, Australia Barat, dan Gurun Gobi.

c. Daerah Ilim Sedang 40o – 66½o LU/LS
Daerah ini sangat dipengaruhi angin barat. Pada daerah ini terdapat dua iklim, yaitu: Iklim laut, yang dipengaruhi oleh lautan, dan iklim darat, yang dipengaruhi olah daratan. Iklim laut contohnya di Eropa Barat yang dicirikan dengan curah hujan dan amplitudo suhu tahunan kecil sehingga pada musim panas udaranya tidak terlalu panas, dan pada musim dingin udaranya tidak terlalu dingin. Iklim darat contohnya di Eropa Timur dengan ciri yang berlawanan dengan iklim laut dan surah hujan hanya turun pada musim panas.

d. Daerah Iklim Dingin 66½o – 90o LU/LS
Daerah ini berada di sekitar kutub terdiri dari dua macam iklim yaitu:

- Iklim Tundra. Pada daerah ini tanah selalu ditutupi es dan salju, sehingga tanah hampir membeku, pada musim panas (Mei – Juni) es dan salju mencair sehingga terjadi rawa yang sangat luas. Beberapa contoh daerahnya adalah Pesisir Amerika Utara, pulau-pulau sebelah utara Canada, pesisir selatan Greenland dan pantai Utara Siberia.

- Iklim Es (iklim kutub). Pada daerah ini suhunya sangat randah. Beberapa contoh daerah beriklim es adalah Antartika, Greenland, dan sekitar Kutub Utara.

Tagged as: iklim matahari . pembagian iklim matahari . ciri-ciri iklim darat di eropa timur . Iklim matahari dan fisis malaysia .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


two × = 10

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>