Kualitas Penduduk Indonesia

Kualitas Penduduk Indonesia – Terdapat dua macam jenis kualitas penduduk yaitu kualitas fisik dan nonfisik, untuk penjelasannya sebagai berikut ini.

Kualitas fisik penduduk
Kualitas fisik penduduk meliputi bidang kesehatan, gizi, tingkat kematian dan harapan hidup (usia rata-rata), yang satu sama lainnya saling berkaitan. Perbaikan bidang kesehatan berarti juga perbaikan mutu makanan, sehingga akan mengakibatkan rendahnya tingkat kematian serta meningkatnya usia rata-rata penduduk. Perbaikan bidang kesehatan juga akan meningkatkan produktivitas kerja penduduk sebagai sumber daya manusia. Oleh karena itu, perbaikan kesehatan masyarakat harus dianggap sebagai investasi manusia dalam menunjang pembangunan nasional.

Adapun usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam bidang kesehatan, antara lain sebagai berikut.
- Pelayanan kesehatan melalui Posyandu, Puskesmas, BKIA, dan Rumah sakit.
- Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
- Penyuluhan kesehatan.
- Perbaikan gizi.
- Pengadaan air bersih.
- Peningkatan kesehatan lingkungan.
- Penyempurnaan prasarana fisik kesehatan.
- Meningkatkan peran serta generasi muda dan wanita dalam kesehatan.

Dalam bidang perbaikan gizi, pemerintah antara lain menyelenggarakan pangan yang bergizi dan terjangkau oleh daya beli rakyat, penganekaragaman pangan serta mengurangi penyakit kurang kalori dan protein (KKP), kurang vitamin, dan sebagainya.

Kualitas nonfisik penduduk
Contoh kualitas nonfisik penduduk antara lain tingkat pendidikan. Bidang pendidikan merupakan kunci utama kemajuan, sebab melalui pendidikan dan dipercepat proses alih teknologi serta mendorong penemuan teknologi. Pendidikan juga akan mempercepat proses perubahan pola lama yang tidak sesuai dengan alam pembangunan ke arah pola baru yang lebih sesuai dengan alam pembangunan. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yaitu membentuk manusia yang cerdas, terampil, bertaqwa kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur, berkepribadian Indonesia, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Pendidikan berfungsi memberikan pengetahuan, ketrampilan, dan perubahan sikap. Berikut ini disajikan gambaran perkembangan penduduk yang masih sekolah.

Dari tabel tersebut terlihat bahwa jumlah penduduk usia sekolah terus meningkat untuk semua tingkatan, dan penduduk usia sekolah dasar melebihi 50%. Hal ini sudah barang tentu akan berpengaruh terhadap pengadaan gurudan sarana fisik. sebaliknya usia SMU meskipun jumlahnya lebih sedikit, sebagian besar mereka merupakan angkatan kerja baru yang perlu memperoleh lapangan kerja. Oleh karena itu, masalah tersebut harus ditangani secara terpadu antara perluasan kesempatan belajar, pendidikan ketrampilan, dan perluasan lapangan kerja.

Adapun usaha-usaha pemerintah dalam bidang pendidikan, antara lain sebagai berikut.

- Meningkatkan daya tampung lembaga pendidikan yang telah ada.
- Melaksanakan Wajib Belajar bagi penduduk usia wajib belajar.
- Pengadaan proyek Inpres dalam hal: pendirian gedung sekolah, pengadaan buku pelajaran, dan pengangkatan guru baru.
- Perbaikan kurikulum dalam rangka ;meningkatkan mutu pendidikan.
- Penataran dalam meningkatkan mutu profesi guru.
- Memberikan beasiswa kepada mereka yang berprestasi.
- Memperluas sekolah pendidikan keterampilan melalui pendidikan formal dan nonformal.

Tagged as: Kualitas penduduk . kualitas penduduk indonesia . pengertian kualitas penduduk . bentuk kualitas fisik penduduk .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


5 + two =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>