Pengertian angin

Pengertian angin – Angin adalah udara yang bergerak dari daerah bertekanan udara tinggi ke daerah bertekanan udara rendah. Kecepatan gerakan angin atu kecepatan angin biasanya diukur berdasarkan skala tertentu. Salah satu skala kecepatan angin adalah skala Beaufort. Skala ini ditemukan oleh Jendral Beaufort pada awal abad 19 dan telah digunakan secara internasional. Tekanan udara berhubungan erat dengan temperatur. Bila temperatur tinggi maka tekanannya rendah.

Tekanan udara pada berbagai wilayah di muka bumi tidak sama. Daerah tropis, terutama di sekitar ekuator (10oLU – 10oLS), mempunyai tekanan udara rendah. Daerah pusat tekanan udara rendah pada wilayah ini disebut daerah minimum ekuatorial (daerah Doldrum). Hal ini disebabkan oleh adanya suhu rata-rata yang selalu tinggi sepanjang tahun. Sebaliknya daerah subtropis merupakan pusat tekanan udara tinggi (Daerah Maksimum Subtropis), karena kurang mendapatkan sinar matahari.

Proses terjadinya angin

Adanya perbedaan tekanan udara menyebabkan terjadinya angin. Gejala ini sesuai dengan hukum Buys Ballot bahwa udara akan senantiasa mengalir dari daerah bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah dan di belahan bumi utara angin berbelok ke kanan, di belahan bumi selatan angin berbelok ke kiri. Dengan demikian maka di daerah tropis akan terjadi angin dari daerah maksimum subtropis ke daerah minimum ekuator. Angin ini disebut angin pusat timur laut di belahan bumi utara dan angin pusat tenggara di belahan bumi selatan. Angin pusat ini banyak membawa uap air karena berhembus di laut lepas. Akan tetapi, pada beberapa wilayah di permukaan bumi angin pusat tersebut mengalami perubahan arah akibat pengaruh lingkungan alam setempat.

Di Indonesia yang secara geografis terletak di antara dua benua dan dua samudera, angin pusat tersebut mengalami perubahan menjadi angin musim (angin muson). Perubahan ini disebabkan oleh pergeseran semu tahunan matahari antara garis balik utara dan garis balik selatan.

Pada bulan Oktober sampai dengan April, matahari berada pada belahan langit selatan, sehingga benua Australia lebih banyak memperoleh pemanasan matahari dari benua Asia. Akibatnya di Australia terdapat pusat-pusat tekanan udara (depressi) sedangkan di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompressi). Keadaan itu menyebabkan terjadinya arus angin dari benua Asia ke benua Australia. Di Indonesia, angin tersebut merupakan angin musim timur laut di belahan bumi utara dan angin musim barat di belahan bumi selatan. Oleh karena angin ini melewati Samudra Pasifik dan Samudra Hindia maka banyak membawa uap air, sehingga pada umumnya di Indonesia terjadi musim penghujan. Musim penghujan meliputi hampir seluruh wilayah Indonesia, hanya saja persebarannya tidak merata. Makin ke timur, curah hujan makin berkurang karena kandungan uap airnya makin sedikit.

Pada bulan April sampai dengan Oktober, matahari berada di belahan langit utara, sehingga benua Asia lebih panas dari pada benua Australia. Akibatnya, di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara rendah, sedangkan di Australia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi yang menyebabkan terjadinya angin dari Australia menuju ke Asia. Di Indonesia, terjadi angin musim timur di belahan bumi selatan dan angin musim barat daya di belahan bumi utara. Oleh karena tidak melewati lautan yang luas maka pada umumnya di Indonesia terjadi musim kemarau, kecuali pantai barat Sumatera, Sulawesi Tenggara, dan pantai selatan Irian Jaya.

Antara kedua musim tersebut ada musim yang disebut Musim Pancaroba (Peralihan), yaitu: Musim Kemareng yang merupakan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, dan musim Labuh yang merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Adapun ciri-ciri musim Pancaroba antara lain: udara terasa panas, arah angin tidak teratur, dan sering terjadi hujan secara tiba-tiba, dalam waktu yang singkat dan lebat.

One comment on “Pengertian angin

  1. Elisabeth October 1, 2013 10:31 am

    Musim labuh itu apa sih?????

Leave a Reply

Your email address will not be published.


− 1 = one

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>