Pengertian atau definisi geografi

Pengertian atau definisi geografi – Setiap disiplin ilmu mempunyai konsep dasar yang merupakan ide atau gagasan yang melandasi kajian ilmu yang bersangkutan. Dengan demikian, konsep dasar memberikan “corak khas” pada suatu disiplin ilmu. Konsep dasar itu biasanya tercermin pada batasan pengertian atau definisi. Jadi, definisi memberikan gambaran mengenai inti atau konsep dasar suatu ilmu dengan penekanan pada aspek tertentu. Hal yang sama berlaku juga bagi Geografi.

Sejak munculnya geografi sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri, sudah banyak pakar atau pemerhati yang mencoba memberikan suatu definisi tentang hakikat geografi. Namun hingga kini belum ditemukan suatu definisi tentang geografi yang dapat dikatakan benar-benar lengkap dan sempurna.

Perkataan “geografi” berasal dari bahasa Yunani “geographia” yang terdiri dari dua kata, yaitu geo yang berarti bumi, dan graphein yang berarti mencitra. Dari asal-usul kata ini dapatlah dikatakan bahwa geografi berarti ilmu pengetahuan yang mencitra atau menggambarkan keadaan alam. Pengertian tersebut masih bersifat umum dan belum memberikan gambaran yang tepat tentang arah dan tekanan dalam kajian geografi.

Memang suatu definisi selalu bersifat “membatasi”. Definisi yang satu berbeda dari yang lain. Perbedaan itu disebabkan oleh waktu, sudut pandang, dan sisi penekanan. Definisi yang satu menekankan satu sisi, tetapi sekaligus melupakan sisi lain, atau sebaliknya. Dengan demikian, tidak pernah ada suatu definisi geografi yang lengkap dan sempurna dan dapat diterima oleh setiap orang sepanjang waktu.

Semua ini merupakan pertanda bahwa geografi mempunyai banyak aspek dan ruang lingkupna sangat luas. Oleh karena itu, keseluruhan ruang lingkup geografi itu tidak mungkin dapat dijelaskan dengan satu definisi, yang hanya terdiri dari satu atau dua kalimat saja. Itulah sebabnya, setiap pakar senantiasa mencoba memberikan definisi untuk melengkapi atau menyempurnakan definisi-definisi yang telah ada.

Seperti telah dijelaskan di atas, konsep dasar geografi tercermin pada definisi. Oleh karena itu, walaupun tidak sempurna, suatu definisi selalu perlu dan dapat digunakan sebagai “pegangan” atau “petunjuk” untuk mengetahui masalah pokok kajian geografi. Untuk itu, di bawah ini disajikan beberapa definisi geografi, yang diharapkan dapat memberikan gambaran dan ruang lingkup geografi secara tepat.

Karena luasnya ruang lingkup geografi itu, maka definisi-definisi yang disajikan ini akan saling melengkapi dan dengan demikian diharapkan dapat menyingkap inti masalah atau pokok kajian geografi.

- Definisi 1: Geografi adalah interaksi antar ruang. Definisi ini dikemukakan oleh Ullman (1954) dalam bukunya yang berjudul Geography, A Spatial Interaction.

- Definisi 2: Objek studi geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi. Maurice Le Lannou (1959) mengemukakan hal itu dalam bukunya yang berjudul La Geographie Humaine. Dalam kaitan ini, beliau juga membedakan antara geografi umum, geografi regional, dan geografi dalam kehidupan sehari-hari.

- Definisi 3: Paul Claval (1976) berpendapat bahwa geografi selalu ingin menjelaskan gejala-gejala dari segi hubungan keruangan. Sebagai ilmu, geografi mempunyai objek kajian, metode dan kegunaan dengan corak tersendiri.

- Definisi 4: Abler (1971) dalam bukunya Spatial Organization: the Geographer’s View of the World mengatakan bahwa geografi mengkaji struktur dan proses fenomena dan permasalahan dalam ruang. Berkaitan dengan itu, geografi selalu berbicara dengan peta untuk mengkaji struktur keruangan suatu permasalahan.

- Definisi 5: Menurut hasil Semlok (Seminar dan Lokakarya) di Semarang (1988) geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan.

- Definisi 6: Ilmu yang mempelajari tentang kegiatan manusia dalam ruangan, menurut N. Djajuli.

- Definisi 7: Ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan gejala-gejala geosfer (alam) dengan penduduk serta mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan dari unsur-unsur bumi dalam konteks ruang dan waktu. Menurut R. Bintarto.

Dalam ketujuh definisi di atas tampaklah adanya penekanan pada salah satu aspek tertentu. Aspek-aspek penekanan itu tercermin dalam istilah “kata-kata kunci” yang digunakan, seperti: interaksi, manusia dan organisasinya, struktur dan permasalahan, fenomena geosfer, kewilayahan, kelingkungan, dan keruangan.

Perlu diperhatikan bahwa geografi tidak hanya sekedar mencari persamaan dan perbedaan sesuatu dalam ruang, tetapi lebih dari itu, geografi juga mencoba mengkaji proses terjadinya sesiatu itu. Dengan demikian, geografi akan mempu menjawab pertanyaan apa, di mana, dan mengapa suatu gejala terjadi, serta bagaimana memecahkan permasalahan yang ada.

Tagged as: pengertian geografi . definisi geografi . pengertian geografi secara umum .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


× 3 = twenty one

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>