Pengertian BUMS

Pengertian BUMS – Berkembangnya BUMN di INdonesia bukan akhir dari keberadaan Badan Usaha Milik Swasta. Akan tetapi serbaliknya, badan usaha ini juga memberikan andil cukup besar bagi tercukupinya kebutuhan berang dan jasa. Sektor usaha swasta merupakan satu di antara tiga pilar perekonomian Indonesia. Perkembangannya dari tahun ke tahun semakin pesat. Tidak hanya para pemilik modal besar, pengusaha dengan modal sedikit pun dapat menjalankan usahanya. Semakin banyak perusahaan swasta di Indonesia akan menguntungkan masyarakat karena pemenuhan kebutuhan dapat tercukupi.

Sebenarnya, apa yang dimaksud BUMS itu? Secara umum, BUMS merupakan Badan Usaha yang dimiliki oleh Swasta. Kegiatan usahanya mengelola dan mengembangkan sektor-sektor produksi yang menguntungkan dan tidak dikelola oleh negara (BUMN). Permodalan dan pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab swasta. Setiap orang bebas mendirikan badan usaha. Karena dikelola swasta, badan usaha ini memiliki orientasi untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Selain itu, berkembangnya sektor swasta mampu memberikan kontribusi dalam penyediaan lapangan kerja untuk memperkecil pengangguran di Indonesia. Bagi negara, sektor swasta ini dapat menambah penerimaan negara melalui pajak yang disetorkan. Berdasarkan pasal 33 UUD 1945, “Bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak”.

Nah, dari definisi tentang BUMS (Badan Usaha MIlik Swasta) tersebut, kamu tentu dapat menjelaskan ciri-ciri BUMS. Ciri-ciri BUMS sebagai berikut:

- Kegiatan usaha BUMS dilakukan untuk mengejar keuntungan sebesar-besarnya. Semakin besar keuntungannya, perusahaan akan mampu mengembangkan usahanya.

- Badan Usaha ini dimiliki oleh perseorangan atau persekutuan badan usaha yang memiliki modal. Dengan demikian, modal yang digunakan dapat berupa modal patungan dari beberapa orang atau badan usaha.

- Di sektor usaha ini, pemilik dapat bertindak sebagai pengelola usaha. Akan tetapi, ada juga yang menyerahkan pengelolaan usahanya kepada orang kepercayaannya, terutama seorang profesional yang ahli di bidangnya.

- Keuntungan dan risiko usaha akan ditanggung pemilik dan pimpinan usaha. Negara tidak akan menanggung risiko atas kerugian yang diderita perusahaan swasta.

Tagged as: pengertian bums . definisi bums .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


+ two = 5

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>