Pengertian firma

Pengertian firma – Mungkin kamu pernah diajak temanmu untuk berpatungan menjual sesuatu. Jika pernah, kamu secara tidak langsung telah melakukan sebuah persekutuan dagang. Tidak percaya? Coba simak baik-baik pengertian firma (Fa) berikut ini. Secara umum, firma diartikan sebagai badan usaha persekutuan dua orang atau lebih yang menjalankan usaha dengan satu nama dan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam firma, sekutu-sekutu tersebut ikut aktif dalam pengelolaan usaha. Keuntungan yang diperoleh perusahaan akan dibagi sesuai dengan jumlah sekutu tersebut. Selain itu, tiap-tiap sekutu juga ikut bertanggung jawab atas segala risiko yang akan diderita oleh perusahaan.

Secara bahasa, firma berarti usaha bersama. Nama yang digunakan perusahaan tergantung dari kesepakatan para sekutunya. Bisa nama salah satu pemilik atau gabungan dari nama sekutunya. Mungkin juga mengambil nama yang dirasakan membawa hoki atau keberuntungan usaha bagi sekutunya. Nah, dapatkah kamu memberikan contoh badan usaha ini? Contoh badan usaha berbentuk firma adalah konsultan hukum dan pengacara.

Berdasarkan uraian tersebut, firma memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Usaha ini dilakukan secara bercama-sama antara dua orang atau lebih dengan menyetorkan modal masing-masing.
- Firma dapat terbentuk di lingkungan kerabat atau teman yang saling kenal.
- Proses pendiriannya dilakukan di hadapan knotaris dengan membuat akta pendirian usaha sebagai bukti tertulis.
- Besarnya modal yang disetorkan sekutu ke perusahaan disesuaikan dengan yang tertera pada akta pendirian.
- Keuntungan yang dibagikan ke sekutu-sekutunya sesuai dengan presentase modal yang disetorkan para sekutu.

Sebagai usaha bersama, firma juga memiliki kelebihan dan kelemahan. Apa sajakah kelebihan dan kelemahan firma? Dapatkah kamu menyebutkannya?

a. Kelebihan firma sebagai berikut:

- Modal yang digunakan untuk menjalankan usaha cukup besar karena berasal dari beberapa orang. Besarnya modal yang disetor sekutu sesuai dengan kesepakatan yang tercantum dalam akta pendirian.
- Adanya kemudahan dalam mendapatkan pnjaman dari kreditor. Hal ini disebabkan risiko yang mungkin terjadi ditanggung semua sekutu dalam firma.
- Kelangsungan usaha perusahaan dapat terjamin.
- Manajemen perusahaan dapat dijalankan secara lebih profesional.
- Pengelolaan dilakukan secara bersama-sama sehingga memunculkan ide-ide kreatif untuk mengembangkan usaha.

b. Kelemahan dari badan usaha bantuk firma sebagai berikut:

- Tanggung jawab sekutu tidak terbatas menjadi kekayaan perusahaan tidak terpisah dari kekayaan pribadi. Jika perusahaan bangkrut, kekayaan pribadi menjadi jaminan.
- Mudah terjadinya kesalah pahaman dan perselisihan antar sekutu.
- Kesalahan yang dilakukan salah satu sekutu, baik secara hukum maupun finansial, menyebabkan semua sekutu terkena imbasnya.
- Kerahasiaan perusahaan kurang terjamin karena semua sekutu terlibat dalam pengelolaan.
- Pengambilan keputusan tidak dapat segera diputuskan karena perlu adanya pertimbangan dari para sekutu.

Tagged as: contoh badan usaha firma . pengertian firma . ciri-ciri firma . ciri ciri firma .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


+ four = 8

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>