Pengertian pertumbuhan penduduk

Pengertian pertumbuhan penduduk – Pertumbuhan penduduk (dinamika penduduk) adalah perubahan jumlah penduduk akibat perbedaan kelahiran dan kematian serta perbedaan migrasi. Jika memperhatikan perkembangan penduduk dunia dari tahun 1 Masehi sampai tahun 1990, kita dapat mengetahui kurun waktu yang diperlukan untuk mencapai jumlah penduduk berlipat ganda.

Tahun Jumlah Penduduk (juta) Kurun waktu untuk mencapai Jumlah dua kali lipat
1 250 -
1650 500 1650 tahun
1830 1000 180 tahun
1930 2000 100 tahun
1976 4000 46 tahun
1990 5321 -
2000 5982 -

Tabel: Perkembangan Jumlah Penduduk Dunia Tahun 1 Masehi sampai Tahun 2000

Dari tabel di atas tersebut menunjukkan bahwa untuk mencapai jumlah penduduk dua kali lipat waktu yang diperlukan makin lama makin singkat. Hal ini disebabkan kemajuan ilmu dan teknologi diikuti oleh kemajuan dalam bidang kesehatan sehingga angka kematian menurun secara drastis. Pada setiap negara atau masyarakat pertumbuhan penduduknya mengalami empat periode sesuai dengan tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi negara atau masyarakat yang bersangkutan. Periode-periode tersebut adalah:

- Periode pertama, disebut juga periode statik yaitu periode dimana pertumbuhan penduduk berjalan dengan perlahan-lahan yang ditandai dengan tingkat kelahiran dan tingkat kematian yang rendah.
- Periode kedua, ditandai dengan angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi dan kesehatan, sehingga pertumbuhannya cepat karena angka kelahiran tetap tinggi.
- Periode ketiga, tingkat pertumbuhan mulai turun, tingkat kematian stabil hampir pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun, terutama adanya batasan jumlah anggota keluarga.
- Periode keempat, disebut juga periode penduduk stasioner, tingkat kematian stabil, tetapi tingkat kelahiran menurun dengan sedikit demi sedikit sehingga pertumbuhan penduduk rendah.

Dari beberapa periode pertumbuhan penduduk tersebut, pertumbuhan penduduk Indonesia berada pada periode kedua, dan sekarang sedang menuju periode ketiga. kondisi ini sesuai dengan anjuran pemerintah untuk membentuk keluarga bahagia dan sejahtera.

Hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan pembangunan tergantung pada tahap-tahap pembangunan itu sendiri. Menurut Rostow negara-negara yang saat ini tergolong maju telah menempuh 5 tahap pembangunan yaitu: tahap masyarakat tradisional, tahap pra kondisi untuk tinggal landas, tahap tinggal landas, tahap menuju kedewasaan, dan tahap konsumsi massa tinggi.

Tahap yang paling kritis di antara tahap-tahap tersebut adalah tahap tinggal landas karena banyak dana yang tersedot untuk biaya pembangunan sarana dan prasarana. Namun tahap kritis tersebut akan dapat dilalui apabila tingkat tabungan dan inventasi mampu mencapai antara 5-10% dari pendapatan nasional disamping perlu terciptanya kerangka politik, sosial dan kelembagaan yang menuju era inggal landas tersebut. oleh karena itu sakah satu strategi untuk meningkatkan investasi adalah meningkatkan pendapatan per kapita dengan memacu pertumbuhan ekonomi.

Dalam bidang kependudukan, Indonesia telah berhasil menurunkan tingkat pertumbuhan penduduk dari 2,3% pada tahun 1980 menjadi 1,6$ pada tahun 2000. Pada beberapa provinsi tingkat pertumbuhannya sekitar 1%, bahkan di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai sekitar 0,5%, meskipun masih terdapat provinsi-provinsi yang pertumbuhannya di atas 3%. Tingkat pertumbuhan yang tinggi pada beberapa propinsi tersebut disebabkan oleh migrasi masuk yang banyak, karena daerah-daerah tersebut sedang dalam proses pengembangan atau pembukaan daerah baru yang memerlukan banyak tenaga kerja.

Rumus pertumbuhan penduduk sebagai berikut:

P + (L-M) + (I-E)

di mana
P = pertumbuhan penduduk
L = jumlah kelahiran dalam 1 tahun
M = jumlah kematian dalam 1 tahun
I = imigrasi
E = emigrasi

Pada masa sekarang, jumlah dan pertambahan penduduk suatu negara tidak lagi banyak dipengaruhi oleh migrasi. Beberapa ratus tahun yang lalu memang pernah terjadi perpindahan penduduk dari satu benua ke benua lain, misalnya perpindahan orang-orang Eropa ke Benua Amerika untuk mencari kehidupan baru. Demikian pula perpindahan orang-orang Negro dari Afrika. Sekarang hal seperti itu jarang dan hampir tidak terjadi lagi. Bagi Indonesia angka imigrasi dan emigrasi ini berangkali kecil, sehingga dalam perhitungan pertumbuhan penduduk dapat diabaikan.

Tagged as: pengertian pertumbuhan penduduk . periode pertumbuhan penduduk . pengertian laju pertumbuhan penduduk . pertumbuhan penduduk .

One comment on “Pengertian pertumbuhan penduduk

  1. Mahhatma September 2, 2012 4:38 pm

    aku pon geram ngan mesir ni, bagi aku bro, pemerintahan murabak telah jatuh, tp yg x jatuh ialah system mereka itu, rakyat mahukan sebuah negara yg islamik dengan diputuskan hubungan dengan israel dan buka sempadan gaza mesir, tetapi system dan org dalam masih lagi berkuasa dan x berubah walau murabak dah tiada, memang patut demo kali kedua ini diteruskan, aku harap sangat yg mesir akan jadi sebuah negara islamik yg baruJuan recently posted..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


one × = 3

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>