Perubahan lingkungan

Perubahan lingkungan – Pembahasan tentang dampak pencemaran lingkungan dan dampak teknologi pertanian dalam postingan kemaren sebagaimana diuraikan dalam artikle tersebut dapat mengakibatkan perubahan lingkungan. Demikian pula dampak negaatif dari kegiatan yang lain. Perubahan lingkungan selalu terjadi sepanjang sejarah lingkungan itu sendiri. Perubahan lingkungan itu dapat diakibatkan oleh faktor alam dan faktor manusia.

Perubahan lingkungan karena fantor alam

Faktor alam yang dapat mengubah lingkungan misalnya letusan gunung, gempa bumi, kekeringan, angin topan, dan kebakaran hutan. Manusia tidak mampu mencegah faktor alam tersebut.

Perubahan lingkungan karena faktor manusia

Manusia sering mengubah lingkungan daan melakukan kegiatan yang dapat mempengaruhi lingkungan. Seringkali kegiatan manusia yang bermaksud baik dan tidak mengganggu lingkungan itu pada akhirnya dapat merusak lingkungan. Misalnya, pembuatan bendungan Aswan di Mesir yang mengalirkan air Sungai Nil ke padang pasir uantuk pertanian, berakibat menyebarkan wabah penyakit pada penduduk. Penyemprotan dengan insektisida untuk meningkatkan produksi pertanian dapat mengakibatkan pencemaran.

Perubahan lingkungan itu pada akhirnya dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Karena itu, untuk menghindari terjadinya dampak negatif tersebut perlu dilakukan pencegahan, misalnya melakukan analisis terhadap lingkungan terlebih dahulu sebelum membangun suatu proyek. Di dalam pembangunan, analisis tersebut dikenal dengan istilah analisis mengenai dampak lingkungan yang disingkat AMDAL. AMDAL dilakukan sebelum proyek dikerjakan.

Ketika lingkungan telah tercemar dan mengalami kerusakan, baru disaradi akan pentingnya pelestarian lingkungan. Jika lingkungan menjadi rusak dan tercemar, dampaknya memantul kembali ke manusia. Jika Bumi tercemar dan lingkungan rusak, umat manusia tidak akan mampu menghindar dari dampak negatif ditimbulkannya.

Dewasa ini telah muncul kesadaran dan kepedulian lingkungan, yang terus berkembang hingga sekarang. Manusia memang terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraannya, tetapi ini tidak berarti harus merusak dan mencemari lingkungan sehingga mengancam kelestarian kehidupan dan mengurangi hak generasi yang akan datang. Oleh karena itu yang harus kita lakukan adalah melakukan pembangunan berkelanjutan. Artinya, tetap membangun untuk meningkatkan kesejahteraan kita saat ini tanpa mengurangi hak generasi yang akan datang.

Cara-cara pencegahan pencemaran dan mengusahakan kelestarian lingkungan dilakukan baik oleh Pemerintah maupun oleh setiap individu. Pada dasarnya ada 3 (tiga) prinsip dasar yang dapat dilakukan untuk melakukan pelestarian, pencegahan dan penanggulangan pencemaran, yaitu secara administratif (adanya peraturan/undang-undang dari pemerintah); secara teknologis (adanya peralatan pengolahan limbah, pembakaran sampah); secara edukatif/pendidikan (melakukan penyuluhan kepada masyarakat, pendidikan di sekolah-sekolah).

Tagged as: perubahan lingkungan . dampak negatif perubahan lingkungan . perubahan lingkungan alam . perubahan lingkungan hidup .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


6 + seven =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>