Sejarah komputer

Sejarah generasi komputer

Komputer generasi I (1951-1959)

Sejarah komputerUniversal Automatic Calculator/Univac I dibuat oleh The Eckert Maunchly Computer pada tahun 1946. Merupakan komputer yang dibuat untuk tujuan komersil. Pembelinya adalah Biro sensus USA pada tahun 1951. Beberapa ciri komputer generasi I adalah :

  • Komponen hardware yang digunakan berupa tabung hampa.
  • Berukuran besar sehingga memerlukan tempat yang luas.
  • Cepat panas sehingga memerlukan alat pendingin yang kuat.
  • Kecepatan operasi relatif lambat dan kapasitas penyimpanan utama masih kecil.
  • Bahasa program komputer dibuat dalam bahasa mesin, penulisannya dengan menggunakan kode biner.

Komputer Generasi II (1955-1964)

Ditemukan teknologi transistor pada akhir tahun 1948 oleh Shckley dari perusahaan The Bell Telephone Laboratories. Alat ini dapat menggantikan tabung hampa di dalam perancangan rangkaian switching. Jadi fungsinya adalah sama dengan tabung hampa, tetapi bentuknya lebih kecil, harganya lebih murah, tidak terlalu panas dan hanya memerlukan sedikit arus listrik. Sejak tahun 1959 mulai dibuat komputer yang memakai peralatan transistor. Komputer generasi ini mempunyai ciri yang membedakan dengan komputer yang dibuat pada generasi sebelumnya, ciri tersebut antara lain:

  • Kecepatan operasi pengolahan lebih cepat
  • Kapasitas penyimpanan utama lebih besar
  • Mulai diperkenalkan bahasa pemrograman tingkat tinggi (misal: COBOL, Fortran dsb)

Komputer Generasi III (1964-1970′an)

Ditemukan dan dikembangkannya teknologi baru sejak tahun 1964, diantara penemuan tersebut adalah:

  • Transistor menghasilkan panas yang cukup besar sehingga berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer, oleh sebab itu digunakan batu kuarsa (quartz rock). Jack Kilby (insinyur di Texas Instrument) pada tahun 1984 mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit).
  • IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
  • Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor.
  • Komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
  • Penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinakan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
  • Integrated Circuit/IC digunakan sebagai pengganti discrete transistor circuit. Dengan penggunaan IC maka bentuk fisik komputer jauh lebih kecil.
  • Teknik multiprogramming mulai digunakan secara luas dalam rencana prosesor yang berakibat bentuk prosesor makin sederana tetapi mempunyai fleksibilitas yang makin tinggi.
  • Teknik pengolahan secara paralel (multiprogramming) dan pengolahan secara time-sharing dalam kapasitas prosesor serta ruang memori mulai digunakan.

Komputer Generasi IV

  • Dilakukan pengecilan dalam ukuran serkuit dan komponen-komponen elektrik.
  • Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip.
  • Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
  • Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.
  • Turunnya harga dan ukuran komputer.
  • Meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.

Chip Intel 4004 : meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (Central Processing Unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


five + 5 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>