Sumber daya manusia

Sumber daya manusia – Semula manusia beranggapan bahwa sumber daya merupakan benda materi yang dapat dipegang dan digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Benda materi memang memegang peranan penting karena secara langsung dapat dirasakan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Benda materi tersebut antara lian berupa sandang, pangan, papan, lahan, alat perlengkapan hidup, bahan bakar seperti kayu bakar, batubara, dan minyak bumi.

Semakin beraneka ragamnya minat dan kebutuhan hidup manusia, maka pengertian sumber daya semakin luas. Benda bukan materi yang ikut menunjang kebutuhan manusia dimasukkan ke dalam sumber daya, misalnya: tenaga alam (gravitasi bumi, angin, air yang mengalir); proses alam (pertumbuhan, perkembangbiakan, pengikisan); dan panas (panas matarahi, panas bumi). Bahkan selanjutnya kondisi lingkungan alam seperti panorama dan suasana juga dimasukkan ke dalam sumber daya.

Secara sederhana sumber daya diartikan sebagai alat untuk mencapai tujuan, atau kemampuan untuk memperoleh keuntungan. Pengertian demikian merupakan pengertian yang bersifat objektif, artinya sumber daya dalam bentuk benda nyata atau substansi. Perkembangan lebih lanjut sumber daya memiliki pengertian yang bersifat subjektif, artinya pengertian tersebut ditekankan pada fungsi dari benda yang dikaitkan dengan perannya untuk memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, sumber daya dapat diartikan sebagai segala sesuatu baik berupa benda maupun bukan benda, yang dibutuhkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
 

Manusia sebagai sumber daya

Manusia sebnagai sumber daya pada mulanya diartikan tenaga kerja manusia ditinjau secara fisiknya saja. Dengan kemampuan fisiknya, manusia berusaha mengambil manfaat materi yang tersediaa di lingkungannya guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena kemampuan fisik manusia terbatas sedang lingkungan alam tidak selamanya ramah, maka banyak sekali rintangan-rintangan yang ditimbulkan oleh alam. Dengan demikian, pengaruh lingkungan alam sangat kuat terhadap kehidupan. Pengaruh ini disebut dengan istilah physic determinis, artinya lingkungan alam menentukan aktifitas dan gerak manusia sebagai sumber daya.

Tetapi perkembangan lebih lanjut menunjukkan bahwa daya pikir, cipta, rasa, dan karsa manusia termasuk sebagai sumber daya manusia. Kecerdasan, ketrampilan, kebijakan, kemampuan mengelola serta faktor mental seperti dedikasi, ketekunan, semangat dan kejujuran sangat mendorong manusia untuk meningkatkan manfaat lingkungan alam sekaligus memperkecil hambatan-hambatan yang ditimbulkannya. Dengan demikian, manusia berusaha secara maksimal manguasai lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kenyataan menunjukkan bahwa antara manusia dengan lingkungan saling terkait. Meskipun banyak faktor-faktor alam yang dapat dikuasai, tetapi banyak pula fakor-faktor alam yang tidak dapat dikuasai dan tetap akan berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Untuk itu manusia berusaha menanggulangi akibat yaang ditimbulkannya.

Dengan semakin meningkatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ditambah lagi dengan kemampuan manusia untuk memperhitungkan keuntungan atau manfaat yang diperoleh dibandingkan dengan kerugian yang harus diderita dan dibayar, maka sumber daya manusia dituntut untuk memilih kemungkinan-kemungkinan dalam usaha memanfaatkan lingkungan secara optimal. Dalam hal ini peranan kebudayaan sangat penting dalam menghubungkan aktifitas manusia dengan lingkungan.

Akhir-akhir ini hubungan manusia sangat kompleks. Hal ini dimungkinkan karena manusia memiliki beberapa aspek antara lain berupa aspek fisiologis, psikologis, politik, spiritual, dan sosiologis. Di pihak lain lingkungan memiliki banyak unsur seperti iklim, cuaca, flora, fauna, dan sebagainya, yang unsur-unsurnya memiliki potensi untuk menimbulkan aksi dan reaksi antara unsur sosial budaya dengan lingkungan alam. Kualitas kehidupan manusia, kemakmuran, dan tingkat kebudayaan dapat tercermin dari kualitas lingkungan hidupnya. Keadaan lingkungan alam dan lingkungan budaya merupakan refleksi dari sumber daya manusia memanfaatkan lingkungannya. Alam budaya merupakan refleksi dari tingkat budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi serta konsep mental yang menjiwai segala aktifitasnya.

Sumber daya manusia dapat merupakan perusak, pengelola, dan bahkan memperbaiki lingkungan. Oleh karena itu maka manusia, sebagai sumber daya, harus mempu menciptakan lingkungan yang memberikan daya dukung bagi kehidupan manusia pada masa kini dan masa datang.
 

Sumber daya manusia

Secara sederhana sumber daya manusia dapat diartikan sebagai seluruh penduduk yang berada di suatu wilayah atau tempat dengan ciri-ciri demografis dan sosial ekonomis. profil demografis merupakan aspek kuantitatif artinya berkaitan dengan jumlah secara fisik. Memang banyak sedikitnya jumlah penduduk serta unsur-unsur yang berkaitan dengan jumlah dalam batas tertentu merupakan potensi dalam bidang pembangungan. Dengan jumlah penduduk yang banyak merupakan sumber daya manusia untuk melaksanakan pembangunan. Sumber daya manusia juga harus memiliki profil sosial ekonomi yaitu aspek yang berkitan dengan kualitas. Aspek kualitatif erat kaitannya dengan kesejahteraan fisik dan nonfisik serta penguasaan ilmi dan teknologi.

Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam pembangunan. Pesatnya pembangunan ekonomi Jepang, Eropa Barat, dan Amerika Utara setelah Perang Dunia II terutama disebabkan negara-negara tersebut telah memiliki sumber daya manusia yang memadai. Oleh karena itu, dalam merencanakan pembangunan suatu wilayah atau negara perlu diketahui keadaan sumber daya manusia yang ada di wilayah tersebut. Semakin lengkap dan tepat data mengenai sumber daya manusia yang tersedia, semakin mudah dan tepat pula perencanaaan pembangunan yang dibuat.

Pengembangan sumber daya manusia secara konsepsional telah diterima sebagai strategi pembangunan jangka panjang bagi banyak negara yang sedang berkembang termasuk indonesia. Bahkan, Komisi Sosiall Ekonomi untuk Negara-negara Asia Pasifik (ESCAP) telah merumuskan langkah-langkah yang harus diambil oleh negara anggota dalam rangka pengembangan sumber daya manusia. Langkah-langkah tersebut meliputi tiga bidang pokok, yaitu: perluasan lapangan kerja, penguasaan ilmu dan teknologi, dan peningkatan mutu kehidupan.

Tagged as: manfaat lingkungan hidup dalam pembangunan sumber daya manusia . Pengertian phisic determinisme .

Leave a Reply

Your email address will not be published.


one × 3 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>