Uang kartal

Uang kartal – Uang kartal adalah segala jenis uang yang berbentuk, ditetapkan resmi oleh pemerintah dengan undang-undang, berfungsi sebagai alat pembeyaran yang sah, serta diterima oleh umum dan beredar di masyarakat. Uang kartal ada dua macam, yaitu uang kertas dan uang logam.

Uang kertas

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas. Uang kertas (paper money) juga disebut uang fiducier atau uang kepercayaan. Disebut uang kepercayaan karena masyarakat percaya kepada pemerintah dan menerima uang kertas sebagai alat pembayaran yang sah meskipun nilai intrinsiknya (nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang) jauh lebih rendah dari nilai nominalnya (nilai yang tercantum dalam uang tersebut). Atau dengan kata lain nilai intrinsik uang kertas sama dengan nol.

Karena uang selalu berpindah tangan akibat fungsi uang sebagai alat tukar dan alat pembayaran maka uang kertas dibuat dari bahan kertas yang ulet dan kuat. Uang mengantisipasi kerusakan dan pemalsuan uang, dewasa ini telah berkembang penggunaan bahan dari plastik.

Sebelum tahun 1968, di negara kita beredar dua macam uang kertas, yaitu uang kertas negara dan uang kertas bank. Uang kertas negara dibuat oleh Departemen Keuangan, sedangkan uang kertas bank dibuat oleh Bank Indonesia. Uang kertas yang berlaku dan beredar sekarang di negara kita yaitu uang kertas bank, terdiri atas pecahan Rp1.000,00, Rp2.000,00, Rp5.000,00, Rp10.000,00, Rp20.000,00, Rp50.000,00, dan Rp100.000,00.

Kebaikan uang kertas:

  • Bahan kertas mudah diperoleh dan relatif murah;
  • Biaya pembuatannya murah;
  • Apabila terjadi kekurangan uaang di peredaran, pemerintah dapat cepat mengatasi dengan jalan mencetak uang baru.

Kelemahan uang kertas:

  • Mudah rusak karena bahannya dari kertas (kelemahan ini dapat diatasi dengan mengganti bahan uang dari kertas dengan plastik);
  • Mudah terbakar;
  • Mudah dipalsukan;
  • Mudah menimbulkan inflasi (hal ini disebabkan karena mudahnya mencetak uang baru sehingga berakibat jumlah uang di peredaran melebihi kebutuhan).

Uang logam

Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam (emas, perak, perunggu, tembaga, atau alumunium). Uang logam yang berlaku dan beredar di negara kita sekarang atas pecahan Rp100,00, Rp200,00, Rp500,00, dan Rp1.000,00. Uang logam mempunyai kebaikan dan kelemahan, antara lain sebagai berikut.

 

Kebaikan uang logam:

  • Kuat dan tahan lama;
  • Tidak mudah lusuh;
  • Dalam jumlah kecil, mudah dibawa, dan mudah dipindahkan;
  • Mempermudah pembeyaran transaksi sehari-hari.

Kelemahan uang logam:

  • Persediaan bahan logam terbatas;
  • Hanya dapat digunakan uuntuk pembayaran dalam jumlah terbatas (maka disebut uang pas);
  • Dalam jumlah besar, sulit dibawa dan sulit dipindahkan karena berat.
Tagged as: pengertian uang kartal . kelemahan uang kartal . kelebihan uang kartal . uang kartal .

One comment on “Uang kartal

  1. irfan November 9, 2012 3:16 am

    good (y)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


2 + = eleven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>